Rabu, 08 Juli 2015

Berita Sentimen

Judul beritanya membuat saya penasaran, makanya begitu nongol lagi saya langsung sambit mengklik-nya. Ini berita sentimen.Tulisannya gak sampai seribu kata. Pasti cepet dong dibacanya. Nah, ini yang jadi masalahnya. Ketika saya membacanya dan berkali-kali saya baca. OK, dengan tulisan yang kurang dari 1000 kata harusnya akan lebih mudah dibaca dan dicerna. Saya malah merenung, mencoba menyimak tulisan ini. Dodol sekali.


Saya memang suka terbawa "sakaba-kaba" (kurang lebih artinya mirip dengan pergaulan bebas). Termasuk soal bacaan. Jenis bacaan ini memang lagi happening di newsfeed dan timelines saya, makanya bikin saya penasaran. Plus ditambahi dengan komentar yang menakutkan dari pelaku sharer (Heu heu heu.... kalau tukang Sharing berita di medsos namanya Sharer bukan? Sharer Sungkar.)
Setelah berulang kali saya baca saya tetap saja gak ngerti ini berita. Arti menari saya mengerti lah, pasti semacam party-party. Senang-senang.  Judulnya saya ngerti. Nah, isi beritanya, bikin saya nangis bombay karena gak paham. 
Terus kalau maksud sentimen di sini apa yah? Apa artinya sama seperti si Akang yang suka sentimen ke saya kalau nemu tukang parkir cakep?
Apa seperti sentimen para mantan pada the new gebetan?

Memang segala sesuatu harus diserahkan pada ahlinya.
Da Aku mah Apah atuuuh...., hanya Rakyat Jelita yang mencoba membaca berita.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar