Rabu, 07 Oktober 2015

Bobolah Pada Tempatnya.





Tidur pada tempatnya
Sumber foto dari sini


Selama ini anjuran bobo tertib memang lebih banyak diperuntukan bagi balita dan anak-anak sekolah.
"Ayo cepat bobo Dek, bobonya di kamar. Nanti digigit nyamuk kalau di luar."
"Boboooo, besok kesiangan!"
"Ayooo... semua bobo, Ibu sama Bapak mau ada kegiatan," (Nah, kalau ngomongnya yang begini ini, gak herankan kalau anak-anak Indonesia memilih turun ke jalan buat tawuran.) 
Meski tak sepopuler "Buanglah Sampah pada tempatnya", bukan berarti anjuran ini tidak penting. Baiknya juga untuk tetap saling mengingatkan pada pasangan untuk bobo tertib agar tidak terjadi hal-hal yang bisa membuat runyam keamanan negara. Gara-gara warganya sibuk menggalau disebabkan bobo sembarangan.
Tidurlah pada tempatnya
Senewen kann kalau lihat foto yang tidur begini
Sumber foto dari didieu wae!

Pengalaman berikut ini adalah salah satu kisah pahit yang menimpa teman kami karena bobo sembarangan.
Terdesak akan kebutuhan untuk menyelesaikan tugas kuliah, teman kami ini sudah terbiasa menggelandang untuk tidur disatu kost ke kost-an yang lain demi wifi. Maklum kamar kost yang dia tinggali sekarang sangat minimalis,berikut juga fasilitasnya. Teman kami bernama Sugalli, seorang  mahasiswa teknik tingkat akhir. Selain sebagai mahasiswa dia juga berprofesi sebagai laki-laki panggilan. Jadi tidak heran dia begitu terkenal di lingkungan kami.
FYI, laki-laki panggilan adalah laki-laki yang sering kami panggil untuk dimintai tolong  jika ada gadget, PC, Netbook, DVD Player, televisi, alat-alat rumah tangga bermasalah. Nah, kalau rumah tangga yang bermasalah saya tidak yakin Sugalli bisa mengatasinya.